Saham Asia Mixed Menjelang Data Perdagangan China, Pasca ECB

Pasar Asia
Pasar Asia

Pada perdagangan hari ini saham Asia menguat didorong dampak dari hasil konfrensi pers ECB kemarin dimana pasar menilai positif mengenai pertumbuhan ekonomi Eropa tahun ini,

Nikkei 225 Jepang turun 0,3 persen pagi hari ini. Data produk domestic bruto kuartal kedua yang dirilis pada awal pagi menunjukkan kenaikan 2,5 persen selama tahun ini, diperkirakan naik 4,0 persen.

Di Selat Korea, Kospi turun 0,14 persen pada pagi tadi.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,58 persen. Di daratan China, Shanghai Composite menyentuh 0,22 persen dan Shenzhen Composite naik 0,253 persen.
Bank sentral Eropa mempertahankan suku bunga agar stabil menjadi 0 persen pada hari Kamis kemarin. Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bahwa bank Sentral akan mebuat keputusan mengenai program perpanjangan kuantitatif pada pertemuan Oktober nanti.

Dolar terhadap yen di harga 108,45, menyentuh level atas sekitar 108,41 pada akhir sesi perdagangan.

Di saham individu, produsen mobil Korea Selatan Hyundai Motor turun 2,54 persen dan pemasok cadang mobil Hyundai mobil turun 5,3 persen.

Langkah tersebut menyusul headline Reuters bahwa produsen mobil telah memulai operasinya di pabrik China pada hari Kamis kemarin setelah insiden di awal minggu mengenai pembayaran dengan pemasok Jerman.

Di sektor energy, Brent Futures naik 0,2 persen di perdagangkan $ 54,60 per barel dan minyak mentah West Texas Intermediate Amerika Serikat naik 0,16 persen yang di perdagangkan $ 49,17.

Perdagangan berjangka Amerika Serikat turun tadi malam karena kenaikan dari perkiraan persediaan Amerika Serikat, demikian dikatakan Reuters.

Pasar energy juga berhati – hati terhadapd badai Irma, yang dapat mengganggu pengirima minyak mentah, demikian ditambahkan Reuters.

Sementara itu, cadangan devisa China naik $11 miliar pada bulan Agustus menjadi $ 3,092 triliun, laporan Reuters pada hari Kamis. Itu merupakan bulan ketujuh berturut – turut karena cadangan China meningkat, disampaikan Reuters.
Sebelum pasar China di buka, bank sentral China menetapkan yuan menguat untuk sepuluh hari berturut – turut, demikian menurut Reuters.

Di sesi 2 indeks Nikkei dibuka di level 19120, Belajar Forex Simpro memprediksi masih dapat turun kearah Support 2 pivot mingguan di level 18955. Untuk penutupan pasar hari ini diprediksi akan ditutup diantara level support 2 pivot mingguan – Support 3 pivot harian diantara level 18955 – 19192.

Indeks Nikkei masih akan dipengaruhi oleh nilai tukar dollar Amerika terhadap Yen Jepang, dimana Dollar Amerika terdorong melemah setelah Departemen Tenaga Kerja Amerika merilis sebuah laporan yang menunjukkan peningkatan tajam dalam klaim untuk tunjangan pengangguran dalam pekan yang berakhir pada tanggal 2 September 2017.

Laporan tersebut mengatakan bahwa klaim pengangguran pada minggu lalu melonjak menjadi 298.000, meningkat 62.000 dari tingkat sebelumnya yang tidak direvisi sebesar 236.000. Para ekonom memperkirakan klaim pengangguran naik menjadi 241.000. Ditambah lagi dollar Amerika terdorong melemah dampak dari badai yang melanda Amerika.
Anda ingin belajar forex bersama analis Forex Simpro ? Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro. Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura
Phone / WhatsApp : 081383331613

Author : Jovita SIe