Mata Uang Aussie Menguat Pada Sesi Asia dan Yen Jepang Tertahan

Mata uang Aussie tertahan
Mata Uang Aussie Menguat Pada Sesi Asia dan Yen Jepang Tertahan

Mata uang Aussie menguat pada hari Jumat di sesi Asia dan Yen menahan kenaikan pada dolar setelah data campuran dengan pasar bersiap untuk kemungkinan angka perdagangan China di kemudian hari.
USD/JPY berubah di 108,41 turun 0,04% sementara AUD /USD diperdagangkan pada 0,8058, naik 0,12%.

Di jepang karena current account yang tidak disesuaikan untuk bulan Juli masuk pada surplus 2.320 triliun, lebih luas dari 2.059 triliun yang terlihat, namun angka PDB menunjukan revisi ke bawah yang tak terduga untuk kuartal kedua menjadi 0,6% pada kuartal dari 1,0% dan kenaikan 2,5% pada tahun ini dibandingkan dengan 4,0% sebelumnya.
Index dolar Amerika, yang mengukur kekuatan dolar terhadap sejumlah mata uang utama perdagangan, turun 0,02% menjadi 91,47.

Australia melaporkan data pinjaman rumah untuk bulan Juli melonjak 2,9%,dibandingkan dengan kenaikan 1,0% yang terlihat.
Investor mencari data neraca perdagangan China dengan surplus 48,6 miliar yang diperkirakan untuk bulan Agustus. Impor terlihat naik 10%, sementara ekspor dijadwalkan naik 6,0%.
Semalam , dolar turun ke posisi terendah 32 bulan terhadap mata uang utama lainya pada hari Kamis, setelah rilis data klaim pengangguran Amerika yang suram dan sebagai ucapan Presiden Bank Sentral eropa Mario Draghi membuat euro naik lebih tinggi.
Dolar melemah setelah Departemen Tenaga Kerja Amerika.

Melaporkan pada hari Kamis bahwa Klaim pengangguran awal naik lebih dari yang diperkirakan menjadi 298.000 minggu lalu.
Data tersebut muncul sehari setelah desakan bantuan di front politik Amerika. Pada hari Rabu, Presiden Donald Trump menyimpulkan sebuah kesepakatan mengejutkan dengan Demokrat di Kongres untuk memperpanjang plafon hutang, memberikan dana pemerintah 15 Desember dan berpotensi menghindari dana pemenrintah sampai 15 desember dan berpotensi menghindari default yang belum pernah terjadi sebelumnya atas hutang pemerintah Amerika.

Euro mendapat dukungan luas setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bahwa Volatilitas dukungan terhadap euro baru-baru ini merupakan sumber ketidakpastian dan bahwa ECB akan memutuskan “kalibrasi” langkah-langkah kebijakan di musim gugur.
Dia menambahkan bahwa prospek pertumbuhan dan inflasi bank sentral di kawasan euro tetap “ tidak berubah”. Komentar tersebut muncul setelah ECB membiarkan suku bunga tidak berubah seperti yang diharapkan dan memberi sinyal bahwa informasi mengenai lonjakan program pembelian aset bank sentral akan disampaikan pada bulan Oktober.

Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama perdagangan terpantau turun 0,35% pada pukul 91.17 pukul 02:20 pukul 05:20 waktu setempat, level terendah sejak Januari 2015.

Menurut Analis Java, tadi pagi, harganya AUDUSD sudah menguat melewati R1 dan bergerak mendekati area R2 dilevel 0.8096. Level Resistan 0.8096 – 0.8100 merupakan level krusial yang akan menentukan apakah akan lanjut ke Resistan berikutnya 0.8175 atau konsolidasi dan koreksi turun ke level pembukaan tadi pagi 0.8045.
Pukul 15.30 WIB nanti Gubernur RBA, Philip Lowe akan berbicara dan perlu juga diwaspadai arah pernyataannya mungkin dapat mempengaruhi pergerakan AUDUSD selanjutnya.

Anda ingin belajar forex bersama analis Forex Simpro ?

Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro.

Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura
Phone / WhatsApp : 081383331613

Author : Indah Sari