Aussie Turun di sesi Asia Pada Hari Kamis disebabkan Neraca Perdagangan

Australian Market
Australian Market

Aussie turun di sesi Asia pada hari Kamis disebabkan Neraca Perdagangan yang mengecewakan karena kesepakatan untuk menaikkan batas atas utang Amerika sampai 15 Desember menjadi fokus, meskipun para investor mencatat bahawa kesediaan Presiden Trump untuk bekerja dengan Demokrat dalam perpanjangan tersebut telah merusak garis keras partai Republik.

USD/JPY turun 0,12% menjadi 109,10, sementara AUD/USD diperdagangkan pada 0,7996, turun 0,07%.

Australia melaporkan surplus neraca perdagangan untuk bulan Juli menyempit tajam menjadi A $460 miliar, dibandingkan dengan surplus A $ 875 juta.

Indeks dolar Amerika yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dalam perdagangan, turun 0,03% menjadi 92,18.

Semalam, dolar pulih dari posisi terendah terhadap sejumlah mata uang utama pada hari rabu, karena ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung.

Indeks Institute for Supply Management tercatat 55,3 di bulan Agustus. Ini merupakan pembalikan dari penurunan di bulan Juli, ketika indeks mencapai 53,9
Angka di atas 50 untuk indeks mengindikasikan ekspansi di sektor jasa, dan pembacaan di bawah 50 mengindikasikan kontraksi.

Data sektor layanan positif muncul di tengah ketegangan politik yang terus berlanjut setelah Presiden Korea Selatan Moon Jae-in memperingatkan bahwa krisis di Semenanjung Korea berisiko menjadi “tidak terkendali” setelah uji coba nuklir Korea Utara pada hari Minggu.
Dolar telah berada di bawah tekanan karena ekspektasi kenaikan suku bunga akhir tahun ini terus memudar di tengah komentar dovish dari pejabat Fed awal pekan ini.

Presiden Bank Sentral Federal Australia Neel Kashkari mengatakan kenaikan suku bunga terbaru dari Federal Reserve mungkin akan memperlambat inflasi dan menimbulkan “bahaya” terhadap pertumbuhan ekonomi Amerika.

“Mungkin kenaikan suku bunga kita benar-benar merugikan ekonomi” kata Kashkari.
Komentar Kashkari muncul beberapa jam setelah Gubernur Federal Reserve Lael Brainard mendesak bank sentral Amerika untuk menunda kenaikan suku bunga hingga kecenderungan melambatnya inflasi meningkat.

Sementara di Kanada, kenaikan suku bunga yang mengejutkan memicu kenaikan tajam di Loonie, yang membatasi keuntungan di Dolar. Bank of Canada menaikkan suku bunga acuan menjadi 1% dari 0,75%.

Hasil kedua data tersebut dapat mendorong pelemahan mata uang Australian Dollar, diprediksi hari ini akan turun ke support 1 pivot di level 0.7966. Lalu ke level support 2 pivot harian di level 0.7935. Dan kemudian diprediksi akan kembali naik kearah level pivot point harian di level 0.7993. Untuk penutupan pasar hari ini diprediksi akan ditutup diantara level support 1 – pivot point harian diantara level 0.7966 0.7993.

Anda ingin belajar forex bersama analis Forex Simpro ?

Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro.

Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura
Phone / WhatsApp : 081383331613

Author : Sandra