Saham Asia Tertekan Karena Dampak Badai Harvey

Saham Asia
Saham Asia

Saham Asia tertekan pada sesi perdagangan hari ini setelah euro melonjak menyusul pidato hari Jumat dari anggota bank entral. Pasar minyak mengambil dampak dari Badai Harvey.

Nikkei Jepang turun 0,04 persen pada awal sesi perdagangan. Di Selat Korea, Kospi turun 0,25 persen karena pasar dibebani oleh saham teknologi.

Ketua Federal Reserve Janet Yellen dalam pidatonya di pertemuan perbankan bank – bank sentral di Jackson Hole, tidak memberikan arahan kebijakan moneter. Beberapa pengamat pasar menganggap komentar Yellen tertuju kepada presiden Donald Trump dan pemerintahannya.

Sama Seperti Janet Yellen, posisi Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi tetap menjadi acuan tentang masa depan kebijakan moneter di zona euro dan dalam pidatonya pada hari Jumat para investor berusaha mendapatkan petunjuk akan kebijakan yang akan dilakukannya. Namun, Pada hari jumat kemarin Mario Draghi tidak berkomentar mengenai Euro . Euro menguat awalsesi perdagangan har ini di level 1.1934 naik menjadi 1.1963.

Indeks dolar, yang mengukur mata uang dolar terhadap sejumlha mata uang rivalnya, jatuh ke level terendah 92.424 pdaq hari Jumat kemarin setelah diperdagangkan setinggi 93.440. Dolar terhadap yen di perdagangkan di harga 109,16.
Pasar energi mngambil dampak Badai Harvey di pantai Teluk Amerika Serikat. Perusahaan Shell dan Petronas termasuk perusahaan yang telah menutup kilang mereka di wilayah Houston karena cuaca buruk.

Penggerak pasar individu yang ada di radar adalah Samsung Electronics. Saham perusahaan tersebut , turun lebih dari 1 persen setelah kepala de facto Samsung Group Jae Y. Lee dijatuhkan hukuman penjara lima tahun pada hari Jumat kemarin, ini berdampak bagi perdagangan sehingga turun 0,45 persen pada awal sesi perdagangan. Afiliasi Samsung lainnya di bursa Korea beragam: Samsung C&T turun 0,75 persen, sedangkan Samsung Heavy dan Samsung Engineering masing – masing naik 2,26 persen dan 3,76 persen.

Indeks Nikkei di sesi 2 dibuka pada level 19395, Belajar Forex Simpro memprediksi akan turun kearah support 1 pivot harian di level 19363. Kemudian akan naik kembali kearah pivot point di level 19447 dan bergerak naik ke resisten 1 pivot point 19528. Untuk penutupan pasar diprediksi akan ditutup diantara level pivot point – resisten 1 pivot harian di level 19447 – 19528.
Indeks Nikkei masih akan dipengaruhi oleh nilai tukar dollar Amerika terhadap Yen Jepang, dimana mata uang Dollar Amerika cenderung turun karena para investor melihat dollar AS masih berpotensi melemah setelah pada Jumat lalu Yellen tidak memberikan petunjuk rencana kenaikan suku bunga Fed.

Anda ingin belajar forex bersama analis Forex Simpro ? Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro. Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura
Phone / WhatsApp : 081383331613

Author : Jovita SIe