Dollar Menguat Terhadap Yen Setelah Rilis Data CPI Jepang

Pada sesi Asia dolar AS menguat terhadap Yen setelah dirilisnya data harga konsumen di Jepang yang sesuai dengan harapan. Selain itu  para investor fokus pada pidato dari Janet Yellen Ketua The Fed dan Presiden ECB Mario Draghi pada malam ini.

Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan Dollar AS terhadap sejumlah mata uang utama pada perdagangan mengalami kenaikan  0,02% berada pada level 93,25.

Di Jepang, CPI nasional mengalami kenaikan  0,4% pada bulan Juli dan sesuai dengan harapan, meskipun indeks inti Tokyo untuk Agustus naik 0,5%, di atas kenaikan 0,3% terlihat. USD / JPY naik 0,16%  berada pada level 109,73, sementara AUD / USD diperdagangkan di level 0,7896, mengalami penurunan 0,10%.

Pidato oleh Ketua Federal Reserve Janet Yellen dan Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi pada hari Jumat malam ini sangat dinantikan oleh para pelaku  pasar untuk mengetahui jalur kebijakan moneter The Fed dan ECB, namun keduanya tidak diharapkan memberikan pandangan baru.

Draghi tidak secara luas diharapkan menyampaikan pesan kebijakan baru dalam pidatonya, meski ada spekulasi mengenai seberapa cepat bank sentral berencana untuk mulai mengurangi program stimulusnya.

Dolar naik tipis terhadap mata uang utama lainnya pada hari Kamis kemarin, namun kenaikan tersebut ditutup dengan dirilisnya  data sektor perumahan AS yang mengecewakan. Selain itu karena investor tetap berhati-hati menjelang pertemuan puncak Jackson Hole yang akan dilakukan pada esok hari.

Keyakinan atas kesehatan pasar perumahan A.S. melemah setelah National Association of Realtors mengatakan bahwa penjualan rumah yang ada secara tak terduga turun di bulan Juli.

Data tersebut muncul setelah Departemen Tenaga Kerja A.S. mengatakan jumlah orang yang mengajukan bantuan pengangguran pekan lalu meningkat kurang dari yang diperkirakan.

Sentimen pada Dollar AS sempat jatuh setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada hari Selasa lalu menyatakan bahwa dia akan bersedia untuk menutup pemerintahan agar mendapatkan dana yang dibutuhkan untuk dinding yang diusulkannya di sepanjang perbatasan A.S.-Meksiko.

Trump juga memperingatkan bahwa dia mungkin akan menghentikan perjanjian perdagangan NAFTA dengan Kanada dan Meksiko.

Menurut Analis PT.Java Global Futures, Secara teknikal USDJPY pada akhir pekan ini menunjukan adanya kenaikan pada candle mingguan. Pada grafik mingguan, candle harga sudah bergerak naik ke Pivot point 109.56 dan masih berada disekitar area Pivot.

Pada grafik H4 harga terlihat mencoba naik ke area resistan 109.81 (harga tertinggi minggu ini), jika level ini dilewati akan naik ke R2 harian dilevel 110.08. Tetapi jika gagal akan turun kembali ke S1 dilevel 109.054.

Anda ingin belajar forex bersama analis Forex Simpro ?

Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro.

Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura

Phone / WhatsApp : 081383331613

Author : Jacquelien