Dolar Turun Dilevel Terendah Akibat Data Ekonomi AS Suram

Yen memegang keuntungan
Yen Memegang Keuntungan Meski Memiliki Upah Lemah

Mata uang dolar turun hingga dilevel terendah akibat data Ekonomi AS suram. Harga dolar diperdagangkan lebih tinggi terhadap sekumpulan mata uang utama pada hari Selasa kemarin, sekalipun data ekonomi menunjukan laju inflasi namun tetap tidak memuaskan sementara aktivitas manufaktur melampaui ekspetaksi, sehingga membatasi kenaikan dolar.

Index dolar Amerika, yang mengukur kekuatan dolar terhadap sekumpulan enam mata uang utama di perdagangan, naik 0,26% menjadi 92,91.
Dolar siap untuk mematahkan penurunan yang terjadi selama dua hari beruntun terhadap mata uang lainnya melalui data inflasi yang melampaui ekspektasi untuk mengimbangi data manufaktur dan data konsumsi pribadi.

Index harga pengeluaran konsumsi pribadi ( PCE) naik 0,1% di bulan Juni lalu. Dalam 12 bulan sampai bulan Juni, Indexks harga inti PCE meningkat 1,5% setelah mempercepat dengan margin yang sama di bulan Mei.

Data baru pada Inflasi, adalah perlambatan dalam belanja konsumen karena pendapatan pribadi gagal meingkat untuk pertam kalinya dalam tujuh bulan terakhir, menunjukan tingkat pertumbuhan konsumsi moderat pada kuartal ketiga. Sementara itu, alat pengukur manufaktur Institute for Supply Management melambat menjadi 56,3 di bulan Juli dari impretasi 5,7 ,8 bulan sebelumnya. Hal itu dapat dijadikan pembandingkan antara ekspetasi dan pendapat para ekonom terhadap indeks manufaktur yang jatuh ke level 56,4.Ekspetasi diatas 50 dimaksudkan untuk membei sinyal bahwa output di industry meningkat.
Tingkat kenaikan dolar mematok kemajuan baru-baru ini baik di euro maupun sterling.

Mata uang GBP?USD diperdagangkan sideway di $ 1,3218 , karena data manufaktur melampaui perkiraan menjelang keputusan suku bunga yang ditunggu –tunggu dari BoE (Bank of England) pada hari Kamis.

Mata uang Eur /USD diperdangangkan pada 7 1,1812 , turun 0,24% sementara EUR/GBP turun 0.22% menjadi 0,8944 , tertekan oleh data yang mengarah pada prospek pertumbuhan ekonomi zona euro yang lebih lemah, setelah ekspetasi awal produk domestic bruto ( GDP) kuartal kedua diluar dari prakiraan yang ada .
Mata uang USD /CAD naik menjadi $ 1,2530 naik 0,46% , sementara AUD /USD turun 0,29% menjadi $ 0,7978, mengikuti keputusan tingkat Reserve Bank of Australia yang tidak berubah.

Mata uang USD/JPY naik menjadi Y110.29 , naik 0.,03%.
Menurut Analisa Java pergerakan mata uang Pergerakan teknikal AUDUSD hari ini masih terlihat bearish. Pada grafik terlihat candle turun menuju ke Support dilevel 0.7937 yang juga level rendah Jumat lalu. Indikator RSI di H4 dan Daily terlihat turun.
Jika menembus support 0.7935 berpotensi lanjut turun ke 0.7907.

Pergerakan emas Emas diprediksi akan mengalami penurunan akibat penguatan Dolar AS menuju support pertamanya pada level 1262.88 dan jika tembus, maka akan terus turun menuju level 1256.97 pada support keduanya. Jika tidak dapat menembus level 1262.00, maka Emas diprediksi akan berbalik naik menuju level 1268.47 pada Pivotnya.
Posisi tertinggi kemarin adalah level 1273.96 dan posisi terendah kemarin adalah level 1262.53.

Anda ingin belajar forex bersama analis Forex Simpro ?
Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !
Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro.
Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura
Phone / WhatsApp : 081383331613
Author : Indah Sari