Dolar Menguat Karena Data Optimis Penjualan Ritel AS

Dolar Sedikit Melemah
Dolar Sedikit Melemah di Sesi Asia Karena Utang Amerika

Dolar menguat karena data optimis penjualan ritel AS pada awal perdagangan Asia pada hari Rabu. Kenaikan ini terus dipertahankan setelah diusulkan nya data penjualan ritel Amerika untuk meningkatkan ekonomi agar terus meningkat di kuartal ketiga dan mempertahankan perekonomian yang stabil untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini.

Hasil dari pertemuan Fed bulan Juli akan dirilis pada hari rabu, dan akan diawasi untuk mengetahui petunjuk mengenal kenaikan suku bunga serta apakah Fed akan mengumumkan pengurangan neraca pada pertemuan bulan September.

Menurut ahli Ekonom Jepang, the Fed akan menaikan suku bunga pada awal Desember tahun ini, dan ini tidak sepenuhnya langsung diberikan harganya di pasar akan ada kemungkinan untuk kenaikan dolar lebih lanjut jika pelaku pasar mulai melakukan harga dengan probabilitas kenaikan suku bunga yang lebih tinggi,
Index dolar, yang mengukur mata uangnya terhadap sejumlah enam mata uang utama, turun 0,1 persen menjadi 93,812 , namun tetap di atas level terendah 15 bulan di 92,548 yang jatuh awal bulan ini.

Memudarnya ketakutan akan konflik antara Amerika Serikat dan Korea Utara juga mendorong investor untuk membeli kembali asset berisiko yang telah mereka jual minggu lalu karena retorika yang berapi-api antara kedua negara meningkat.

Pada hari selasa kemarin, media pemerintah mengatakan bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah menunda serangan rudal ke wilayah Guam di Amerika, yang mendorong investor untuk mengurangi kepemilikan asset safe haven seperti yen, franc Swiss dan obligasi pemerintah Amerika.
Dolar Sedikit melemah terhadap timpalannya di Jepang berada di atas Level terendah empat bulan di 108,72 Menurut Ahli ekonom bahwa Ketagangan di semenanjung korea mereda dan short-covering yen dolar terjadi , didorong oleh data Amerika, yang lebih baik dari perkiraan,
Pejualan ritel Amerika. melonjak 0,6 persen pada bulan Juli, dengan mudah mengalahkan perkiraan ekonom sebesar 0,4 persen , untuk mencatat kenaikan terbesar dalam tujuh bulan karena konsumen membeli lebih banyak mobil dan meningkatkan pengeluaran discretionary.

Kenaikan kuat tak terduga dalam index aktivitas manufaktur di negara bagian New York dari New York Federal Reserve juga menyemangati dolar Bulls. Index tersebut naik menjadi 25,2 poin di bulan Agustus level tertinggi sejak September 2014. Euro naik tipis 0,1 Persen menjadi 1,17687 semalam , terendah sejak akhir bulan lalu.
Menurut Analis Java pergerakan mata uang GBPUSD Secara teknikal saat ini GBPUSD sedang terkonsolidasi antara level 1.2893 pada Pivot hingga level 1.2816 pada support pertamanya. Jika menembus level 1.2810, maka GBPUSD diprediksi akan melemah menuju level 1.2768.

Posisi tertinggi kemarin adalah level 1.2969 dan posisi terendah kemarin adalah level 1.2845.

Anda ingin belajar forex bersama analis Forex Simpro ?

Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro.

Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura
Phone / WhatsApp : 081383331613

Author : Indahsari