Dolar Melemah Terhadap Yen Di Sesi Asia Setelah Hasil Harvey, Wyoming

Dolar Melemah Terhadap Yen Di Sesi Asia Setelah Hasil Harvey, Wyoming
Dolar Melemah Terhadap Yen Di Sesi Asia Setelah Hasil Harvey, Wyoming

Dolar melemah terhadap Yen di Sesi Asia setelah Hasil Harvey, Wyoming. Pada perdagangan hari Senin di sesi Asia dolar diperdagangkan melemah terhadap Yen dikarenakan investor gagal mendapatkan beberapa isyarat dari The Fed pada minggu lalu mengenai kebijakan dan dampak ekonomi dari Badai Harvey di Texas yang masih terus dipantau.

Indeks Dollar AS dengan mengukur kekuatan Dollar AS terhadap sejumlah mata uang utama, pada perdagangan ditutup turun 0,82% pada level 93,47.

USDJPY diperdagangkan di level 109,24 mengalami penurunan 0,12%, Sementara AUDUSD diperdagangkan naik 0,19% pada level 0,7949. Sedangkan EURUSD penutupan naik 0,24% pada level 1,1955. Sementara GBPUSD mengalami kenaikan 0,23% menjadi 1,2908.

Pada Minggu ini, laporan data tenaga Amerika Serikat untuk bulan Agustus akan laporkan pada hari Jumat,  yang difokuskan untuk mengukur dampaknya terhadap kebijakan The Fed. Kemudian investor  juga akan mengamati revisi revisi pertumbuhan triwulan kedua A.S.

Pada hari ini, Senin (28/8) Pasar keuangan di Inggris tutup.

Pada minggu lalu, dolar jatuh terhadap sejumlah mata uang utama lainnya di hari Jumat (25/8) dan menambah level terendahnya terhadap euro dalam lebih dari dua tahun dikarenakan investor menanti pidato pejabat bank sentral global.

Dolar melemah setelah pidato Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada simposium ekonomi Jackson Hole yang tidak mengacu pada kebijakan moneter, sehingga mengecewakan beberapa investor yang berharap dia akan terdengar nada hawkish.

Indeks dolar mengalami penurunan sekitar 10%  di tahun ini di tengah ketidakpastian yang sedang berlangsung mengenai agenda ekonomi Presiden A. Trump Donald Trump dan meragukan bahwa The Fed akan menaikkan tingkat suku bunga ketiga tahun ini.

Tingkat yang lebih rendah biasanya membebani dolar dengan membuat aset A.S. kurang menarik bagi investor yang mencari hasil.

EUR / USD mencapai level tertinggi sejak Januari 2015. Angka ini naik 1,06% pada level 1,1924 pada akhir Jumat (25/8), persentase kenaikan satu hari terbesar dalam dua bulan.

Mata uang utama terdorong naik setelah pidato Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi untuk  menghindarkan pemberian semua indikasi baru mengenai kapan bank tersebut dapat menurunkan program stimulusnya, namun dapat diakui bahwa pemulihan di kawasan euro untuk mendapatkan momentum.

Euro telah meningkat lebih dari 8% terhadap sterling sepanjang tahun ini, dengan mencerminkan prospek ekonomi divergensi zona euro dan Inggris dan implikasinya terhadap kebijakan moneter.

Menurut Analis PT. Java Global, USDJPY pagi ini dibuka gap down dilevel 109.157 dibawah level 109.313. Pada grafik harian, harga diprediksi masih bergerak melemah kearah Support harian dilevel 108.99 dan berikutnya kelevel 108.68. Resistan yang membatasi kenaikan dilevel 109.73.

Anda ingin belajar forex bersama analis Forex Simpro ?

Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro.

Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura

Phone / WhatsApp : 081383331613

Author : Jacquelien