Dolar Jatuh Terhadap Yen Karena Ketegangan Semenanjung Korea

Pada di awal sesi Asia hari Rabu (30/8) Dollar mereda terhadap Yen dengan adanya peristiwa di semenanjung Korea dalam fokus dan data di Jepang dan Australia.

USDJPY turun 0,12% menjadi 109,57, sementara AUDUSD mengalami penuatan 0,04% menjadi 0,7955.

Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan Dollar AS terhadap sejumlah mata uang utama, pada sesi terakhir ditutup naik 0,11% pada level 92,27.

Di Asia, Jepang melaporkan penjualan ritel dengan kenaikan 1,0% yang diperkirakan pada bulan Juli. Di Australia, persetujuan bangunan terlihat turun 5,0% pada bulan Juli, sementara pekerjaan konstruksi turun naik 1,0 untuk kuartal kedua.

Tadi malam, dolar jatuh ke posisi terendah dua setengah tahun terhadap sejumlah mata uang utama pada hari Selasa (29/8), dengan menyusul adanya ketegangan geopolitik yang diperbarui, setelah Korea Utara menembakkan sebuah rudal yang terbang di atas Jepang pada hari Senin, dengan mengangkat permintaan akan aset safe haven.

Dolar berusaha mengurangi kerugian di belakang data kepercayaan konsumen A.S. yang melampaui ekspektasi. Data yang lebih baik dari perkiraan, bagaimanapun, tetap dibayangi oleh ketidakpastian geopolitik, menyusul peluncuran rudal Korea Utara atas Jepang.

Indeks Keyakinan Konsumen naik pada bulan Agustus menjadi 122,9, meskipun ada harapan penurunan, The Conference Board mengumumkan pada hari Selasa.

Tumbuhnya ketidakpastian geopolitik, mendorong kenaikan permintaan untuk mata uang safe haven seperti yen dan franc Swiss, meredakan upaya Dollar AS untuk mengurangi kerugian.

Setelah uji coba rudal tersebut, AS, Jepang dan Korea Selatan meminta sebuah pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Menurut diplomat, pertemuan Dewan Keamanan 15 anggota dijadwalkan akan digelar Selasa nanti.

Sementara itu, euro terus menguat terhadap Dollar AS setelah pidato Bank Sentral Eropa Mario Draghi pada pertemuan puncak Jackson Hole hari Jumat, di mana dia tampak enggan menyebutkan kekuatan euro.

Menurut Analis PT. Java Global Futures. Secara teknikal, pada grafik harian pair USDJPY terlihat mencoba rebound ke area Resistan (R1) harian dilevel 110.23. Level ini juga dekat garis MA36 daily yang menjadi resistan yang cukup kuat.

Range pergerakan harian antara Pivot point 109.24 dan R1 dilevel 110.23.  Indikator RSI harian terlihat bergerak naik.

Anda ingin belajar forex bersama analis Forex Simpro ? Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro. Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura
Phone / WhatsApp : 081383331613

Author : Jacquelien