Bank Sentral Australia Optimis Pertumbuhan Ekonomi Stabil

AUDUSD
AUDUSD

Bank sentral Australia optimis pertumbuhan ekonomi Australia stabil dan akan lebih meningkat dalam dua tahun ke depan. Namun masih mengharapkan sedikit peningkatan dalam penggangguran atau pertumbuhan upah, yang menunjukkan bahwa kebijakan tersebut terus berlanjut untuk beberapa waktu lamanya.

Dalam pernyataannya yang tertuang dalam 66 halaman mengenai kebijakan moneter pada hari Jumat, Reserve Bank of Australia juga memperingatkan bahwa kenaikan lebih lanjut dalam dolar lokal akan membebani pertumbuhan dan inflasi.

Aussie telah melonjak hampir 7 persen sejak Juni, di atas 80 sen dolar Amerika.

Mata uang yang lebih tinggi lagi akan mengancam proyeksi RBA sekitar 3 persen pertumbuhan ekonomi Australia atau $1,7 triliun dalam beberapa tahun mendatang.

“Apresiasi nilai tukar lebih lanjut akan cenderung menghasilkan kenaikan aktivitas ekonomi dan inflasi yang lebih lambat dari perkiraan saat ini” kata Gubernur Philip Lowe.

Inflasi inti, fokus utama bagi pembuat kebijakan. Diperkirakan dalam jangka panjang akan naik 2-3 persen selama pertengahan kedua tahun 2017, dari proyeksi awal pada tahun 2018.

Inflasi tetap di bawah target sejak awal 2016 dan merupakan satu-satunya alasan terbesar bagi bank sentral untuk menurunkan suku bunga ke level terendah sepanjang masa di 1,50 persen tahun lalu.

Bank tersebut mencatat bahwa harga utilitas sekarang akan meningkat lebih dari perkiraan pertama dalam beberapa tahun ke depan, dan akan bertambah secara signifikan dari harga utama konsumen.

Namun, pertumbuhan upah merangkak paling lambat dan merupakan sumber ketidakpastian utama untuk perkiraan inflasi RBA.

“Pertumbuhan upah diperkirakan akan tetap terkendali” kata Lowe. “Pengalaman beberapa data perekonomian yang menunjukkan bahwa penuhnya lapangan kerja yang tersedia sehingga memberikan kesan penurunan peluang kapasitas yang berdampak pada pengalihan ke upah dan inflasi harga.

Bank tersebut menyambut baik pertambahan jumlah dalam pekerjaan. Namun, masih memperkirakan sedikit peningkatan dalam pengangguran, dengan tingkat pengangguran terlihat di bawah 5,5 persen pada akhir 2019.

Sejak awal tahun ini, sekitar 165.000 pekerjaan penuh waktu diciptakan sementara rata-rata jam kerja dan partisipasi angkatan kerja meningkat.

Keuntungan perusahaan melonjak, sementara tingkat kepercayaan bisnis meningkat dan kondisi saat ini merupakan kondisi terkuat sejak 2008 sama seperti pada waktu kebangkitan masa pertambangan yang meledak dan berakhir selama satu gerenerasi.

Juga meningkatkan optimisme RBA adalah kenaikan berbasis luas dalam pertumbuhan global sejak awal tahun ini, sementara harga biji besi penghasil ekspor tunggal Australia meningkat, membuat meningkatnya perdagangan negara tersebut.

Memang, negara ini telah menjalankan surplus perdagangan dalam tujuh dari delapan bulan terakhir.

Meski begitu, konsumen dibebani dengan segudang hutang.

RBA Khawatir pendapatan meningkat pada tingkat yang lebih rendah daripada lonjakan hutang rumah tangga, sebuah tren yang merugikan pengeluaran konsumen.

Hutang rumah tangga terhadap pendapatan telah melonjak tinggi hingga mencapai rekor 190 persen karena lebih banyak orang Australia berspekulasi di pasar properti, terutama di Sydney dan Melbourne di mana harga telah meningkat dua kali lipat sejak 2008.
Sementara pembuat peraturan telah mengambil langkah-langkah untuk mengekang pinjaman sembarangan di pasar properti dan ada tanda-tanda awal perlambatan, RBA tidak sepenuhnya yakin pasar sedang tenang.

Anda ingin belajar forex bersama analis Forex Simpro ?

Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro.

Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura

Phone / WhatsApp : 081383331613

Author : Sandra