Bank Sentral Australia Mempertahankan Tingkat Suku Bunga

Australian Market
Australian Market

Bank sentral Australia mempertahankan tingkat suku bunga tidak berubah pada hari Selasa , di tengah banyaknya pengharapan.

Tingkat suku bunga negara tetap 1,5 persen sejak Agustus 2016.

Mengenai Dolar Australia, RBA mengatakan bahwa kekuatan ekonomi yang terjadi saat ini diperkirakan akan berkontribusi menekan harga menjadi melemah.

“Hal ini juga membebani prospek output dan lapangan kerja. Nilai tukar yang apresiatif diperkirakan akan menghasilkan kenaikan aktivitas ekonomi dan inflasi yang lebih lambat dari perkiraan saat ini,” kata Gubernur RBA Philip Lowe dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Bank sentral.

Mata uang lokal tidak banyak bergerak seiring dengan dikeluarkannya pernyataan kebijakan moneter.

Komentar dari RBA mengenai dolar Australia mungkin merupakan indikasi bahwa kekuatan mata uang telah memperlambat pertumbuhan, kata Andrew Ticehurst, direktur eksekutif dan tingkat strategis di Nomura, Australia.

Bank sentral dijadwalkan akan merilis pernyataan kuartalannya pada hari Jumat, yang akan memberikan update mengenai indikator ekonomi utama seperti produk domestik bruto dan inflasi.

Pengamat pasar telah menunggu komentar bank sentral tentang dolar Australia, setelah naik dari $ 0,76 ke $ 0,80 pada bulan lalu, kenaikan sebagian dikarenakan pelemahan dolar.
“ Dengan investasi pertambangan yang masih turun, konsumen berada dibawah tekanan dan pembangunan perumahan terlihat seperti berada pada atau mendekati puncak, kita memerlukan kontribusi terhadap pertumbuhan dari sektor yang terkena perdagangan seperti pariwisata, pendidikan tinggi, manufaktur dan pertanian. Namun dolar Australia yang meningkat akan bekerja untuk melawan penurunannya“ Ahli ekonom Australia menuliskan dalam sebuah catatan menjelang keputusan kebijakan hari Selasa kemarin.

“Apa lagi kekuatan dalam dolar Australia hanya akan memberikan tekanan inflasi yang lebih rendah. Yang RBA coba lakukan adalah kemungkinan untuk membuat piutang dolar Australia turun” tambahnya.

Selain komentar mengenai mata uang, bank sentral Australia mempertahankan sebagian besar Verbiage tidak berubah dari pernyataan sebelumnya. Hal ini menunjukkan kondisi ekonomi yang berangsur-angsur membaik, meskipun meningkatnya hutang pada rumah tangga tetap menjadi perhatian.

Data building approvals Australia tadi pagi dirilis 10.9% naik tajam dari bulan sebelumnya -5.4% dan berada diatas angka perkiraan 1.2%. Namun data tersebut masih diabaikan investor karena sentimen dari RBA masih cukup kuat.

Menurut Analis Java, Pergerakan teknikal AUDUSD hari ini masih terlihat bearish. Pada grafik H4 terlihat candle turun menuju Support dilevel 0.7937 yang juga adalah level terendah Jumat lalu. Indikator RSI di H4 dan Daily terlihat turun.

Jika menembus support 0.7935 berpotensi lanjut turun ke 0.7907

Anda ingin belajar forex bersama analis Forex Simpro ?

Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro.

Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura
Phone / WhatsApp : 081383331613

Author : Sandra