Sterling Merambat Naik Setelah Laporan Tenaga Kerja Inggris.

Penguatan Dollar Bertahan Di Sesi Asia Menunggu Hasil FOMC

Sterling mulai merambat naik terhadap dolar pada hari Rabu dari posisi terendah selama dua minggu ini setelah laporan terakhir perihal tenaga kerja Inggris menunjukkan bahwa tingkat pengangguran turun, namun pertumbuhan gaji terus menjauhi nilai dari inflasi.

GBP / USD berada di 1,2858 pada pukul 05.04 waktu setempat, setelah sebelumnya jatuh ke angka 1,2812, dan menjadi angka terendah sejak 28 Juni lalu. Angka dari Kantor Statistik Nasional Inggris menunjukkan bahwa tingkat pengangguran Inggris turun menjadi 4,5% dalam tiga bulan terakhir sampai Mei, ini merupakan level terendah selama 42 tahun.

Kantor Statistik Nasional Inggris juga menyatakan bahwa jumlah tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan turun sebanyak 64.000 dalam tiga bulan sejak bulan Mei lalu. Data tersebut juga menunjukkan bahwa upah tenaga kerja tidak sejalan dengan inflasi, hal ini menambah kekhawatiran mengenai tekanan pada standar hidup di tengah meningkatnya inflasi dan ketidakpastian Brexit. Pendapatan mingguan rata-rata yang dihasilkan, termasuk bonus meningkat sebesar 1,8% pada kuartal Maret sampai Mei. Dan pembayaran pokok, tidak termasuk bonus, juga mengalami kenaikan sebesar 2,0% selama bertahun-tahun.

Tingkat inflasi tahunan di Inggris naik 2,9% di bulan Mei karena sterling melemah saat kenaikkan suku cadang barang impor. Posisi sterling memang berada di bawah angka rendah pada hari Rabu sebelumnya setelah Deputi Gubernur Bank of England Ben Broadbent mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa dia belum siap untuk menaikkan suku bunga. Ucapan tersebut mengindikasikan bahwa BoE sekarang hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga yang ditahan di posisi terendah saat ini pada pertemuan bulan depan.

Euro memberikan kenaikan awal terhadap poundsterling, dengan EUR / GBP turun 0,11% menjadi 0,8915 setelah naik ke level tertinggi setelah delapan bulan di 0,8948 semalam.
Euro menguat karena dolar berada di bawah tekanan di tengah kekhawatiran baru mengenai dugaan hubungan antara Trump dengan Rusia, sementara investor melihat kepada komentar Ketua Federal Reserve Janet Yellen.
Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan greenback terhadap kumpulan perdagangan enam mata uang utama, sedikit berubah pada 95,49, tidak jauh dari level terendah pada sembilan bulan terakhir di 95,22 yang meningkat pada akhir Juni.

Anda ingin belajar forex bersama analis Forex Simpro ?

Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan juga free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro.

Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Untuk Informasi, Anda dapat menghubungi :

Phone / WhatsApp : 081383331613

Author : Maria Fitriani