Saham Asia, Dolar Stabil Menunggu Petunjuk The Fed

Saham Asia, Dolar Stabil Menunggu Petunjuk The Fed
Saham Asia, Dolar Stabil Menunggu Petunjuk The Fed

Saham Asia dan dolar menguat pada hari Rabu dikarenakan investor menunggu keputusan kebijakan Federal Reserve Kamis dini hari sebagai petunjuk lebih lanjut mengenai rencana pengetatannya.

Pada Hari Kamis ini The Fed mengakhiri pertemuannya selama dua hari, dan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga agar tidak berubah.

Dengan kenaikan suku bunga yang tidak sesuai, pasar fokus pada pernyataan The Fed dengan mencari tanda kapan bank sentral akan mulai mengupas kepemilikan obligasi besarnya dan menaikkan suku bunga berikutnya.

Pasar saham berpendapat bahwa Fed terlalu lambat untuk menormalkan kebijakan moneter, jadi ekuitas dapat mengambil keputusan The Fed jika IMF bertindak sesuai dengan pandangannya. Demikian dikatakan Masahiro Ichikawa, ahli strategi senior di Sumitomo Mitsui Asset Management.

Dana berjangka Federal menyiratkan pedagang melihat kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September sekitar 8 persen dan kemungkinan kenaikan di bulan Desember sebesar 48 persen.

Di luar Jepang Saham MSCI yang paling banyak dari saham Asia Pasifik sedikit berubah, namun mendapat dukungan ringan setelah S & P 500 naik ke level tertinggi sepanjang masa tadi malam pada hasil yang diterima dengan baik dari McDonald’s dan Caterpillar disamping keuntungan saham bank.

Nikkei Jepang naik 0,5 persen setelah dolar menguat terhadap yen semalam dan untuk menarik diri dari posisi terendah tujuh minggu.

Shaghai turun 0,2 persen sementara Kospi tergelincir 0,3 persen.

Dolar kembali menguat terhadap mata uang utama di sesi sebelumnnya setelah hasil treasury Amerika Serikat melonjak paling dalam hampir lima bulan sebagai tanggapan atas kenaikan Wall Street dan penurunan permintaan untuk obligasi safe haven.

Dolar Juga telah diawasi oleh ketidakpastian politik karena anggota parlemen menyelidiki kemungkinan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden tahun 2016 dan apakah ada kolusi dengan kampanye Trump.

Indeks dolar terhadap sejumlah mata uang utama sedikit berubah di level 94,061, setelah berhasil membuat jarak antara level terendah 13 bulan di level 93.638 pada hari Selasa.
Dolar terhadap yen stabil di level 111.915 setelah naik sekitar 0,7 persen semalam.
Minyak mentah Amerika Serikat naik 1 persen di harga $ 48,37 per barel dan Brent menambahkan 0,8 persen menjadi $ 50,61 per barel.

Emas berjuang seiring membaiknya risk appetite investor yang menahan daya tarik logam mulia tersebut. Spot emas turun di $ 1,248.26 per ounce setelah naik ke puncak satu bulan di $ 1,258.79 pada hari Senin.

Di Sesi 2 Indeks Hang Seng dibuka di level 26864, Belajar Forex Simpro memprediksi akan naik kearah resisten 1 pivot harian di level 26904, lalu naik kearah resisten 2 pivot harian di level 26933, dan jika kuat akan naik kearah resisten 3 pivot harian di level 27008. Untuk penutupan pasar hari ini diprediksi akan ditutup diantara level resisten 1 – resisten 2 pivot harian diantara level 26904 – 26933.

Pergerakan Indeks Hang Seng masih dipengaruhi oleh pergerakan bursa saham di Amerika. Pada perdagangan hari selasa kemarin bursa Saham di Amerika ditutup naik didorong oleh sinyal positif dari sebuah laporan dari Conference Board yang menunjukkan peningkatan tak terduga akan kepercayaan konsumen di bulan Juli 2017.

Anda ingin belajar forex bersama analis Forex Simpro ? Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro. Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura
Phone / WhatsApp : 081383331613

Author : Jovita SIe