Pasar Asia Mixed, Dollar Menguat Karena Pertemuan FOMC

Pasar Asia Mixed
Pasar Asia Mixed, Dollar Menguat Karena Pertemuan FOMC

Pada hari Selasa indeks Asia mixed karena pasar terus mengawasi dolar yang menguat tadi malam setelah mengalami kelesuhan selama seminggu terakhir di tengah ketidakpastian mengenai proposal kebijakan mengenai Gedung Putih.

Indeks Jepang Nikkei 225 naik 0,07 persen.

Kospi Korea Selatan turun 0,18 persen.

Saham S & P naik 0,72 persen, di dorong oleh kenaikan saham –saham di semua sektor kecuali sub – indeks layanan telekomunikasi. Sub –indeks industri dan perawatan kesehatan memimpin kenaikan, diperdagangkan lebih tinggi sebesar 1 persen dari level 1,49.

Sebagian besar pasar di area China, cenderung lebih rendah. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,1 persen setelah menguat di sesi sebelumnya. Di daratan China, Shanghai Composite turun 0,09 persen dan Shenzhen Composite diperdagangkan lebih rendah menjadi 0,098 persen.

Pertemuan komite pasar terbuka federal (FOMC) dan rilis PDB kuartal kedua Amerika Serikat, yang akan dirilis akhir Pekan ini, akan menjadi pandangan federal reserve terhadap inflasi, demikian dikatakan Innes.

Indeks dolar, sebagai alat pengukur dolar terhadap sejumlah mata uang lainnya, sebagian besar datar di level 94,047.

Indeks dolar menguat pada sesi tadi malam setelah berada di level terendah 13 bulan di awal minggu ini.

Terhadap yen, dolar naik tipis, mengambil harga 111,27 yen pada pukul 10.33 Wib dibanding sekitar level 111.1 yang trelihat awal minggu ini.

DI Jepang, sebagian besar produsen mobil membuat kenaikan karena dolar yang stabil dan sentiment pasar yang positif saat musim pelaporan perusahaan dimulai. Toyota naik 1,2 persen, saham Honda naik 1,15 persen dan Mazda motor naik 1,2 persen.

Minyak mentah Brent naik 0,58 persen yang diperdagangkan di harga $ 48,88 per barel dan minyak mentah Aerika Serikat naik 0,6 persen diperdagangkan di harga $ 46,62.

Di Amerika Serikat, pada hari Senin saham dtutup sebagian besar lebih rendah, dengan laporan pendapatan dari sisi teknologi yang akan masuk setelah pasar ditutup.

Di sesi 2 indeks Hang Seng dibuka di level 26854, Belajar Forex memprediksi masih akan bergerak terbatas dengan kecenderungan naik kearah resisten 1 pivot harian di level 26951, kemudian akan mencoba kearah resisten 2 pivot harian di level 27028. Untuk penutupan pasar hari diprediksi akan ditutup diantara level pivot point – resisten 1 pivot harian diantara level 26823 – 26951.

Pergerakan Indeks Hang Seng masih sideways, karena para pedagang sepertinya enggan melakukan langkah signifikan menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve pada hari Rabu waktu setempat atau hari kamis pukul 01.00 Waktu Indonesia bagian barat. Sementara pasar memperkirakan The Fed akan membiarkan suku bunganya tidak berubah tetapi para pedagang akan memperhatikan pernyataan yang menyertainya.

Anda ingin belajar forex bersama analis Forex Simpro ? Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro. Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura
Phone / WhatsApp : 081383331613

Author : Jovita SIe