Analisa Forex Mingguan 03-07 Juli 2017

Dolar AS terpukul keras pekan lalu karena komentar hawkish dari bank sentral meningkatkan harapan bahwa Bank Sentral Eropa, Bank of England dan Bank of Canada pada akhirnya akan beralih ke kebijakan moneter yang lebih ketat sehingga sempat menguatkan GBPUSD dan EURUSD minggu lalu.

Namun, sejak awal minggu ini hingga pertengahan diprediksi GBPUSD akan mengalami koreksi turun menuju kisaran level 1.2845-1.2910 karena data Manufacturing, Construction, Service PMI diprediksi akan alami penurunan dan pada akhir minggu ini diprediksi GBPUSD akan kembali naik menuju kisaran level 1.3055-1.3115 karena data Manufacturing Production diprediksi alami kenaikan sedangkan EURUSD diprediksi pada minggu ini bergerak di kisaran level 1.1335-1.1495 menanti pertemuan para akuntan penentu kebijakan moneter Bank Sentral Eropa pada Kamis Sore minggu ini.

USDJPY diprediksi akan naik ke level 113.00 hingga level 114.30 pada minggu ini sebagai reaksi terhadap kekalahan bersejarah Partai Liberal Demokrat Jepang yang merupakan partai dari Perdana Menteri Shinzo Abe dalam sebuah pemilihan di ibukota Tokyo pada hari Minggu, yang menandakan potensi masalah bagi perdana menteri ke depannya.

Di Australia, pada hari Selasa minggu ini akan dirilis suku bunga Australia yang diprediksi tetap 1.50%. Para pelaku pasar akan menunggu pernyataan Bank Sentral Australia mengenai kebijakan moneternya pasca rilis suku bunga tersebut. Diprediksi AUDUSD akan bergerak di kisaran level 0.7605-0.7735.

Anda ingin belajar forex trading bersama analis Forex Simpro? Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro. Daftar akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura
Phone / WhatsApp :
0813.8333.1613