Pasar Asia Mixed Pada Perdagangan menjelang GDP China Q2

Pasar Asia Mixed menjelang Rilis GDP China Q2
Training Hang Seng

Pasar Asia mixed pada perdagangan Senin pagi menjelang GDP China kuartal kedua. Kospi Korea Selatan naik 0,47 persen pada awal sesi perdagangan, indeks yang merupakan patokan ini ditutup pada level 2.430.

Saham S & P diperdagangngkan menurun, tergelincir turun sebesar 0,35 persen.
Pasar Jepang tutup dikarenakan hari maritim.

Ke depannya, para investor mengantisipasi rentetan data ekonomi China yang jatuh tempo pada pukul 10.00 WIB. Termasuk juga PDB kuartal kedua, produksi industry, penjualan ritel dan investasi asset tetap.

Tahun ini ekonomi terbesar kedua di dunia tumbuh 6,9 persen pada kuartal pertama dibandingkan tahun sebelumnya, di atas perkiraan 6,8 persen.

Pada kalender ekonomi, data ekspor non migas Singapur bulan Juni akan jatuh tempo.
Dalam mata uang, dolar sebagian besar datar setelah dipengaruhi olhe data inflasi yang lebih lemah dari perkiraan pada Jumat lalu. Indeks dolar, yang dipakai untuk mengukur dolar terhadap beberapa mata uang lainnya, diperdagangkan di level 95.096 pada pukul 8:55 WIB. Indeks dolar diperdagangkan rendah pada level 95,088 dibandingkan pada sesi Jumat dengan level yang tertinggi di 95,834.

Terhadap yen, dolar stabil di level 112,42 setelah anjlok pada Jumat lalu. Dolar diperdagangkan di sekitar level 113 pada minggu lalu.

Inflasi yg turun menjadi rintangan atau hambatan utk pengetatan kebijakan moneter Fed, inflasi diperkirakan akan berperan penting dalam kebijakan bank sentral dan mempengaruhi arah pasar makro tahun ini, demikian dikatakan pedagang senior OANDA, Stephen Innes pada Senin pagi.

Dengan probabilita kenaikan suku bunga yang kurang dari 50 persen dan tanpa dukungan dari The Fed yang dijadwalkan sebelum 26 Juli, dolar tetap bertahan, tambah Innes.
Dolar Australia diperdagangkan di harga $ 0,7824 pada pukul 8:55 WIB setelah naik untuk lima sesi berturut – turut pada pekan lalu.

Pada sesi trekahir harga minyak sedikit menguat setelah bertahan di sekitar 1 persen. Harga minyak mentah Brent berjangka naik 0,18 persen dengan harga S 49,00 per barel dan minyak mentah West Texas Intermediate Berjangka Amerika Serikat naik 0,15 persen yang diperdagangkan dengan harga $ 46,61.

Dalam saham individual, Hyundai turun 0,65 persen menyusul berita bahwa serikat pekerja di perusahaan tersebut telah memilih untuk melakukan mogok kerja sebagai reaksi negosiasi upah. Ini merupakan tahun keenam berturut – turut dimana pekerja telah memilih untuk mogok, kata Reuters.

Di Amerika Serikat, saham ditutup menguat pada hari Jumat. JP Morgan Chase, Citi group dan Wells Fargo mulai membukukan pendapatan yang lebih baik dariperkiraan.

Pada hari Jumat harga konsumen Amerika Serikat bulan Juni tidak berubah. Data yang melemah membuat pengamat pasar percaya Federal Reserve dapat menunda kenaikan suku bunga tahun ini.

Pada perdagangan siang ini Indeks Hang Seng terpantau turun dari pembukaan pasar di level 26614, sempat turun ke level terendahnya di level 26392.
Di Sesi 2 indeks Hang Seng dibuka dilevel 26546,Analis Belajar Forex Simpro memprediksi akan naik melanjutkan tren penguatannya kearah level resisten 3 pivot harian di level 26583.

Anda ingin belajar forex bersama analis Forex Simpro ? Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro. Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura
Phone / WhatsApp : 081383331613

Author : Jovita SIe