Mata Uang Pound Anjlok Di Pasar Eropa

Mata uang Pound anjlok terhadap lawan utamanya di sesi eropa pada hari senin (12/06) kemarin, dimana saham Eropa turun di tengah penurunan tajam saham teknologi, sebagaimana Moody telah memperingatkan bahwa hasil pemilihan Inggris akan “ mempersulit dan mungkin menunda “ perundingan Brexit

Aksi jual di saham teknologi berlanjut setelah munculnya laporan bahwa Iphone Apple’s selanjutnya tidak akan menyertakan dukungannya terhadap LTE Gigabit Speeds.

Ketidak pastian politik terus berlanjut saat terjadi goncangan di pemilu Inggris membuat Partai Konservatif berantakan, membuat perundingan Brexit menjadi lebih beragam.

Lembaga kredit Moody mengatakan bahwa hasil pemilu yang tidak meyakinkan di Inggris akan menyulitkan dan mungkin menunda negosiasi Brexit, yang akan direncakan mulai hari Senin depan.

Menurut Moody didalam pemberitaannya menyatakan bahwa defisit anggaran akan meningkat tahun ini dan selanjutnya, dikarenakan reaksi dari pemerintah terhadap laju pertumbuhan ekonomi yang terjadi mengalami perlambatan.

Penyataan ini berasal dari peringatan Fitch yang menyatakan bahwa hasil pemilihan umun Inggris membuat ketidakpastian mengenai Platform kebijakan perekonomian bagi kelangsungan pemerintahan Inggris berikutnya. Hal ini juga akan berimplikasi pada Brexit dan juga kebijakan fiskal yang potensial.

Kepala Departemen Perekonomi Standard dan Poor’s Jean – Michel Six memperingatkan bahwa ketidakstabilan politik saat ini dapat membahayakan pertumbuhan ekonomi Inggris tahun ini dan mengurangi lingkungan bisnis dan kepercayaan konsumen.

Survey yang dilakukan oleh institute of Directors menunjukan bahwa kepercayaan bisnis Inggris menurun tajam setelah pemilihan yang tidak meyakinkan pada tanggal 8 juni yang lalu dan para pemimpin bisnis sangat prihatin dengan dampak ketidakpastian politik pada perundingan Brexit.

Pound menunjukan pergerakan yang mix terhadap mata uang utama lainnya. Pound masih bergerak melemah terhadap dollar AS dan franc, tetapi bertahan terhadap yen dan euro.

GBPUSD berada di bawah tekanan jual baru pada hari Senin, mendekati posisi terendah delapan minggu di tengah kekhawatiran gejolak politik di Inggris setelah pemilihan umum minggu lalu.

GBP USD turun ke titik terendahnya kemarin di level 1.2637
Secara teknikal GBPUSD diprediksi masih akan bergerak konsolidasi antara level 1.2650-1.2690 antara bolinger atas dan bawah 5 time frame H1 dan memiliki kecenderungan untuk kembali melemah menuju level 1.2605 pada support pertamanya jika dapat menembus level 1.2650.
Posisi tertinggi per Senin, 12 Juni kemarin, berada di level 1.2768 dan posisi terendahnya kemarin berada pada level 1.2637.

PT. JAVA GLOBAL FUTURES merupakan broker forex terpercaya yang terdaftar di BAPPEBTI yang menyediakan platfom untuk trading forex, trading gold, trading index dan trading oil. Sebelum mulai trading forex, daftar akun forex Anda di http://www.javabelajarforex.com/open-live-account

Untuk mendapatkan free signal trading, analisa market harian, full support langsung dari analis, buka account sekarang dengan kode referensi MIC di JAVA BELAJAR FOREX.

Hubungi Laura :
Phone / WhatsApp : 0813.8333.1613
PIN BB : D50D4649

Apabila Anda membutuhkan informasi training forex luar kota, training forex online (webinar), introducer broker – IB, autochartist, teknikal forex, signal forex, strategi forex dan analisa forex untuk melakukan transaksi trading hari ini ? Analis kami siap membantu Anda.

Author : Indah Sari