Trading Forex Menggunakan Indikator Volumes

Indikator volume
Indikator volume

Kali ini kita akan membahas indikator lain yang biasa digunakan juga untuk trading forex yakni indikator volumes. Lalu apakah yang dimaksud dengan indikator volumes? Indikator volumes dalam pasar forex merupakan indikator yang menunjukkan jumlah trader atau investor yang meminati satu pair mata uang tertentu untuk bertrading pada hari itu. Volume yang dimaksud disini bukan diukur dalam kontrak yang sedang diperdagangkan atau besaran ukuran kontrak tersebut sebab perdagangan forex tidak sama dengan perdagangan saham. Volume tinggi biasanya dikarenakan adanya sejumlah besar pelaku pasar yang terlibat di dalamnya seperti lembaga keuangan dan ada sejumlah investor yang memiliki dana besar masuk ke pasar untuk melakukan perdagangan forex sehingga minat untuk harga tertentu menjadi tinggi. Sebaliknya juga volume akan menjadi rendah ketika peserta pada pasar sedikit, tidak ada pembeli atau penjual yang memiliki kepentingan yang  signifikan dalam harga sehingga pasar hanya akan digerakkan oleh individual trader dan harga bergerak lemah.

Volume pada perdagangan forex diukur berdasarkan tick atau perubahan harga bid (dan ask) pada platform trading yang ditampilkan sehingga volume akan terus bertambah. Apa yang dimaksud dengan tick?, Tick adalah harga per pip dimana intensitas antara buyer dan seller ditunjukkan dalam jumlah tick volume. Per-tick sama dengan ratusan juta bahkan ratusan miliar dollar yang masuk ke dalam pasar. Pada indikator volume ini memperlihatkan volume dalam hitungan per tick, dimana indikator akan menghitung jumlah tick dan tick inilah yang mempengaruhi terjadi pembentukan pada 1 candle.

Dalam penggunakan indikator volume ada baiknya menggunakan timeframe yang besar karena dapat melihat dengan jelas trend pasar yang sedang terjadi. Jangan gunakan timeframe dibawah H1 karena akan terlalu banyak noise. Ada baiknya gunakan timeframe H1, H4, D1 dan W.

Bagaimana cara melihat pair mata uang tersebut sedang diminati sehingga volume sedang tinggi? Ketika harga sering berubah maka disini dapat dilihat tingginya volume yang sedang terjadi, perubahan volume yang besar pada level-level harga yang penting menandakan kemungkinan terjadinya penerusan trend yang sedang berlangsung atau pembalikan arah trend. Sebaliknya ketika perubahan harga jarang terjadi maka volume akan menjadi rendah, volume yang berkurang menunjukkan pasar yang tidak pasti atau berkurangnya minat trader dan investor pada satu pasangan mata uang tertentu.

Pada platform metatrader, indikator volume bisa di setting dengan cara masuk ke Insert kemudian klik indicator lalu ke volumes. Lihat pada gambar dibawah ini :

Indikator volume
Indikator volume

Lalu akan muncul gambar dibawah ini, Anda bisa klik Ok.

Indikator volume
Indikator volume

Indikator volume akan muncul 2 warna yakni ketika volume naik maka ditunjukkan dengan warna hijau yang mengisyaratkan penerusan trend atau pembalikan trend. Sedangkan warna merah menunjukkan volume turun, mengisyaratkan terjadinya konsolidasi atau pasar sedang menunggu terjadi awal perubahan maupun penerusan trend ketika volume kemudian akan naik. Jika melihat perubahan volume yang besar dengan tiba-tiba biasanya menunjukkan akan terjadi perubahan arah trend, demikian juga ketika volume berubah secara berangsur-angsur baik naik maupun turun.

Author : Sandra

Untuk mendapatkan free signal trading, analisa market harian, full support langsung dari analis, buka account sekarang dengan kode referensi MIC di Java Belajar Forex

Hubungi Laura :

Phone / WhatsApp : 081383331613

Pin BB D50D4649

Apabila Anda membutuhkan informasi Training Java Belajar Forex, Introducer Broker – IB, Autochartist, Webinar, belajar forex, teknikal forex, signal forex, strategi forex dan analisa forex untuk melakukan transaksi trading forex, trading emas, trading oil, trading index hari ini ? Analis Java belajar forex akan memberikan free signal trading forex setiap hari langsung ke ponsel Anda.