Prilaku pasar menantikan janji Trump

Donald Trump

Prilaku  pasar saat ini tengah menanti keputusan trump Usai Terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden ke 45. Dan disini kita dapat melihat seperti apa Trump akan membawa perekonomian negaranya. Trump mulai menyadari akan janjinya yang disampaikan saat kampanye bahwa banyak yang sulit untuk dapat direalisasikan. Pada saat kampanye ada beberapa janji Trump dan Kebijakan yang dijanjikan Trump pada saat kampanye

1.Perang dagang terhadap Tiongkok, akan menaikan pajak import dari Tiongkok dan Meksiko dan akan menurunkan pajak dalam negri.

2.Menaikan anggaran militer dan persenjataan melawan isis, akan mempererat hubungan terhadap Rusia, dan mendukung Brexit

3.Membangun tembok perbatasan AS dan Meksiko supaya tidak masuknya imigran ilegal.

4.Menghapus layanan kesehatan AS dan mendesak perusahaan jaminan kesehatan untuk terlibat.

5.Menghapus pembiayaan aborsi dari anggaran Negara

Pada saat Trump dilantik ada beberapa janjinya yang telah dia tepati

1.Menandatangani sebuah perintah eksekutif untuk mencabut undang – undang kesehatan Barack Obama atau obamacare

2.Membatalkan pengurangan biaya tahunan Admintrasi Perumahan Federal untuk peminjam

3.Departemen Kehakiman menyetujui penunjukan menantu Trump, Jaresh Kushner, sebagai penasehat senior Gedung Putih

  1. Trump memilih James Mattis sebagai Mentri Pertahanan.

5.Kunjungan markas CIA untuk menerima kode peluncuran nuklir

6.Akan Mengadakan diskusi dengan presiden Meksiko Enrique Pena Neito

7.Membahas perjanjian perdagangan melalui telepon Dengan perdana Menteri Kanada Justin Trudeau

8.Akan memulai negosiasi ulang Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara ( NAFTA )

9.Memindahkan Kedutaan Besar AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem

Dalam pidatonya dimana Trump menyebutkan slogan America First dimana akan mengutamakan Amerika. America First berbicara tentang 25 juta lapangan kerja baru dalam 10 tahun kedepan dan akan menekan jumlah pengangguran dengan membuat sektor industri manufaktur di Amerika.

Trump mengatakan bahwa kepentingan yang didahulukan adalah kepentingan Amerika, Kepentingan Amerika tidak selalu sama dengan kebijakan global dimana sekarang kondisi pasar baik didalam negri maupun pasar global sedang dalam transisi.

Trump juga memiliki strategi dalam perdagangan untuk melindungi lapangan pekerjaan bagi warga AS.

Dalam Mengutamakan rakyatnya Trump menawarkan subsidi untuk membuat asuransi kesehatan yang sangat terjangkau dimana warga amerika membayar premi yang lebih terjangkau dan mereka juga dapat berobat secara gratis.

Voting terhadap rencana undang – undang dipandang oleh masyarakat AS sebagai uji coba untuk menepati akan janjinya dimana perlahan – lahan akan meninggalkan obama care dan beralih ke reformasi pajak kalau disetujuinya undang – undang kesehatan. Rencana undang – undang ini membuat dolar mendaki tinggi walau terbatas. Upaya Trump melalui Rencana Undang – Undang dipandang oleh pasar keuangan untuk melihat kemampuan Trump

Saat ini Trump menghadapi kesulitan setelah RUU perawatan kesehatan yang bertujuan mengganti Obamacare ditarik dari parlemen. RUU  menghadapi oposisi bukan hanya dari Demokrat, tetapi juga dari Partai Republik yang konservatif dan lebih moderat. RUU perawatan kesehatan ini dianggap penting untuk agenda Trump. Trump mengatakan pencabutan dan penggantian Obamacare harus terjadi sebelum tindakan dapat diambil pada rencana yang lain, termasuk pengurangan pajak besar.

Para investor mencerna kembali prospek kebijakan pemerintahan Trump, termasuk reformasi pajak karena reformasi pajak nampaknya sulit dilakukan bila RUU Healthcare pengganti Obamacare ini benar-benar tidak diloloskan. Sebagaimana kita ketahui bahwa Obamacare ini murni menggunakan dana pemerintah seutuhnya tanpa menyerap dana dari masyarakat seperti layaknya asuransi lainnya yang menarik biaya premi dari masyarakat penggunanya. Tentu saja hal ini sangat membebani pemerintah dan amat sulit untuk melakukan pemotongan pajak jika ObamaCare masih berlanjut karena salah satu pembiayaannya dilakukan melalui pajak. Jika pajak dipotong sebelum ObamaCare dicabut, maka hal itu akan semakin membebani keuangan pemerintah yang harus mencari sumber dana lain selain pajak untuk membiayai Obamacare. KArena itu, pasar sangat pesimis dan bertanya-tanya apakah  kebijakan fiscal Trump yaitu pemotongan pajak dan pemberian stimulus dapat dilakukan setelah melihat gagalnya Trump meloloskan RUU Health Care pengganti ObamaCare ini.

Author : Anita Salim /  Pin BB 2BDCDD95

Butuh signal untuk trading forextrading emas, trading oil, trading index hari ini? Analis Forex Simpro akan memberikan signal trading setiap hari langsung ke ponsel Anda.

Hubungi Customer care :

HP/WA : 081380725502 / 087777567044 / 08561220976