Susunan Kabinet Kementrian Donald Trump

Donald Trump
Donald Trump

Pelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat adalah pertanda dimulainya masa jabatan empat tahun Donald Trump sebagai Presiden di Amerika Serikat, didampingi oleh Mike Pence sebagai Wakil Presiden. Dalam sebuah acara publik yang diadakan pada hari Jumat, 20 Januari 2017, di Gedung Capitol Washington, DC. Trump menjadi orang terkaya dan tertua yang dilantik sebagai presiden, beliau merupakan presiden pertama yang dilantik tanpa pengalaman dalam pemerintahan atau kemiliteran sebalumnya.

Berikut ini adalah susunan kabinet Donald Trump.

Mike PenceWakil Presiden: Mike Pence

Pence (57) telah malang melintang di dunia politik AS. Sempat aktif sebagai pengacara dan pembawa acara radio konservatif, ia lalu bekerja selama 12 tahun di parlemen sebelum menjadi gubernur di negara bagian Indiana 2013 silam. Pence menolak hak aborsi dan pernikahan sesama jenis. Ia menyebut dirinya seorang kristen yang taat, konservatif dan kader sejati Partai Republik.

James Mattis

Menteri Pertahanan: James Mattis

Selama 44 tahun berkarir di militer, Mattis (66) membangun reputasi sebagai “anjing gila” dan “rahib pendekar.” Ia memimpin Komando Pusat AS hingga 2013 silam dan menjadi tokoh kunci dalam perang di Irak dan Afghanistan. Mattis adalah serdadu profesional. Boleh jadi ia adalah satu di antara sedikit aktor rasional di antara anggota kabinet Trump yang pekat ideologi konservatif.

Jeff Session

Jaksa Agung: Jeff Sessions

Senator Alabama ini adalah anggota pertama Kongres yang mendukung Trump. Sessions (69) menolak imigrasi dan legalisasi mariyuana. Berbagai dakwaan rasisme, termasuk kesaksian bekas rekan kerja tentang celotehan Sessions bahwa menurutnya kelompok rasis Ku Klux Klan sebenarnya “baik, sampai saya mengetahui mereka menghisap ganja,” melumat peluangnya menjadi hakim federal tahun 1986.

John KellyMenteri Keamanan Dalam Negeri: John Kelly

Hingga pensiun Januari 2016 silam, Kelly (66) adalah jendral marinir yang paling lama aktif dalam sejarah AS. Sebagai kepala komando selatan AS, ia bertanggungjawab atas operasi militer di Amerika Tengah dan Selatan, termasuk mengawasi penjara teror Guantanamo di Kuba. Putra tertua Kelly tewas terbunuh dalam perang Afghanistan tahun 2010 lalu.

Ben Carson

Menteri Perumahan: Ben Carson

Carson, pakar bedah saraf dari Michigan, terjun ke panggung politik sebagai rival Trump dalam konvensi Partai Republik. Selama kampanye ia kerap mengeluarkan pernyataan kontroversial. Carson tidak mengakui teori evolusi atau perubahan iklim. Soal asuransi terjangkau buat warga miskin di AS, ia mengatakan “Obamacare adalah hal paling buruk yang pernah terjadi di negeri ini sejak zaman perbudakan.”

Wilbur RossMenteri Perdagangan: Wilbur Ross

Investor dan bekas bankir Wall Street ini mencetak uang dengan cara merestrukturisasi perusahaan yang nyaris bangkrut dan kemudian menjualnya kembali. Ia juga gemar berspekulasi dengan menanam uang pada bank-bank bermasalah Eropa selama krisis keuangan 2008. Ross adalah pendukung Trump paling vokal dan meyakini Amerika membutuhkan “pendekatan yang baru dan lebih radikal.”

Steven Mnuchin

Menteri Keuangan: Steven Mnuchin

Setelah lama bekerja di Goldman Sachs, Mnuchin (53) membentuk dana investasi hedge fund dan mencetak jutaan Dollar AS dengan membeli dan menjual kembali kredit perumahan yang macet selama krisis 2008. Ia juga gemar berinvestasi pada produksi film di Hollywood. Mnuchin antara lain ingin memangkas pajak untuk pelaku bisnis dan kelas menengah.

Elaine Chao

Menteri Perhubungan: Elaine Chao

Chao pernah tercatat sebagai perempuan berlatarbelakang Asia pertama yang terpilih dalam kabinet pemerintahan AS saat menjabat menteri tenaga kerja di era George W. Bush. Chao (69) yang bermigrasi dari Taiwan pada usia delapan pernah bekerja di sektor perbankan dan sebagai direktur Korps Perdamaian.

Perlahan kabinet pemerintahan baru AS di bawah Donald Trump mulai terbentuk. Mereka berasal dari jantung konservatisme Partai Republik yang berisi bankir Wall Street atau bekas capres yang menolak mengakui teori Evolusi.

sumber:DW.com