Pertumbuhan Perekonomian Uni Eropa Tumbuh 1,7% Tertinggi Sejak Tahun 2008

Perekonomian Uni Eropa
Perekonomian Uni Eropa

Kepihatinan akan kondisi Uni Eropa terhadap keputusan warga Inggris yang memilih untuk keluar dari blok 28 negara tidak hanya mempersoalkan pada sisi politiknya saja. Namun mencakup berbagai sektor ekonomi,perdagangan dan investasi. Dampak ini sangat beresiko dan bermanfaat terhadap ekonomi utama bagi 27 negara lainnya yang masih berada pada Uni Eropa. Negara anggota Uni Eropa lainnya harus mengisi setidaknya setengah jumlah kekurangan dari hilangnya kontribusi dana Inggris kepada Uni Eropa. Dan total kontribusi Inggris untuk anggaran Uni Eropa untuk tahun 2016 saja sejumlah 19,4 miliar euro, termasuk pemotongan tarif dan pajak impor. Inggris menerima sekitar 7 miliar euro dari subsidi regional dan pertanian.

Jerman sebagai  negara anggota Uni Eropa terbesar mau tidak mau harus menyediakan uang tunai ekstra untuk menutupi akan celah ini. Ifo (Institute Jerman) memperkirakan bahwa dana yang diperlukan mencapai 2,5 miliar euro. Untuk Uni credit menyatakan bahwa terdapat sejumlah kekurangan pada zona euro namun akan dapat teratasi. Sedangkan pada sektor perdagangan, keuangan dan faktor ketidakpastian diperkirakan akan menyebabkan kondisi  keuangan yang lebih sulit dan adanya penundaan investasi. Kemudian Uni Eropa akan mengalami penurunan perkiraan produk domestik bruto (PDB) sebesar 0,5-1,0% dari saat ini yang sebesar 1,6%.

Perdagangan

Pada negara anggota Uni Eropa mengalami surplus neraca perdagangan sekitar 100 miliar euro dalam perdagangan dengan Inggris. Sementara dilain hal untuk nilai eksport Inggris lebih besar 20 miliar euro bila dibandingkan dengan nilai importnya. Kondisi ini yang berlaku di bidang jasa keuangan.

Investasi

Inggris sebagai sebuah destinasi penanaman modal asing Uni Eropa yang besar dan menurut data dari UNCTAD dengan rata-rata dapat mencapai US$56 miliar per tahun pada periode 2010-2014. Untuk negara EU lainnya hanya mempunyai sejumlah penanaman modal yang kurang dari jumlah ini.

Pada pejabat Uni Eropa memberitakan akan kabar baik ditengah adanya kekhawatiran dengan meningkatnya populisme yang dapat mengancam disentegrasi Uni Eropa. Menurut informasi yang diperoleh Uni Eropa mengalami pertumbuhan ekonomi Uni Eropa yang cukup meningkay dari tahun sebelumnya, dan untuk inflasi akan lebih kuat dari perkiraan dan tingkat pengangguran mengalami penurunan.

Pada awal Januari 2017 diperoleh bahwa pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Uni Eropa yang terdiri dari 19 negara anggota, pada kuartal IV 2016 mengalami kenaikan 0,5% bila dibandingkan kuartal sebelumnya. Dan secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi kawasan Euro mengamali pertumbuhan 1,7%.  Pada laju pertumbuhan 1,7% merupakan yang paling tinggi dan ini untuk pertama kalinya sejak adanya krisis keuangan global tahun 2008. Kemudian PDB Uni Eropa akan lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat tahun 2016 yang hanya mencapai 1,6 % atau yang mengalami pelemahan sejak tahun 2011.

Anda ingin mendapatkan analisa emas yang lainnya? Silahkan anda klik www.analisaforexsimpro.com
Author : Jacqueline
Pin BB : D50D4649
HP / WA : 081388708801 / 087777567044 / 08561220976