Kebijakan-Kebijakan Presiden Trump Yang Berdampak ke Mexico

Kebijakan-Kebijakan Presiden Trump Yang Berdampak ke Mexico
Kebijakan-Kebijakan Presiden Trump Yang Berdampak ke Mexico
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif untuk membangun tembok di perbatasan antara Amerika dan Meksiko, dengan panjang 3.200 kilometer antara kedua negara tersebut dan menerapkan aturan baru untuk mencegah masuknya para imigran.

Presiden Trump ingin segera memulai proyek ini dan diperkirakan pembangunan tembok tersebut akan dimulai dalam beberapa bulan ke depan.Hal ini merupakan wujud dari salah satu janji kampanyenya.Pelaksanaan proyek tersebut tidak hanya berdampak bagi AS, tapi juga berdampak bagi Meksiko dan negara-negara Amerika Tengah.

Keputusan ini mengundang kekhawatiran Meksiko,dan secara umum para imigran yang akan datang ke AS. Cara ini benar-benar dipandang tidak adil dan tidak rasional. Rakyat Meksiko sendiri tampaknya akan menunjukkan reaksi keras terhadap keputusan Presiden Trump itu. Kubu oposisi dan pejabat publik Meksiko pun mendesak supaya Presiden Enrique Pena Nieto membatalkan kunjungan kerjanya ke Washington.

Kebijakan kontrovesial Presiden Trump membuat ketegangan politik dan kemarahan masyarakat di Meksiko. Golongan Oposisi Meksiko meminta pemerintah mengajukan gugatan hukum terhadap Presiden Trump di PBB atas keputusannya membangun tembok perbatasan.

Selain itu, perintah Trump untuk terapkan aturan baru bagi imigran juga meningkatkan rasa khawatir di negara-negara Amerika Latin. Para pemimpin Amerika Latin dan Karibia bahkan mengubah agenda pertemuan mereka di Republik Dominika, setelah mengetahui keputusan Trump membangun tembok perbatasan dan mengakhiri pendanaan untuk yang disebut “kota suaka” yang melindungi imigran gelap.

Mereka juga khawatir kebijakan Presiden Trump tidak hanya fokus pada pembatasan masuknya imigran, tapi juga langkah-langkah proteksionis untuk memperkuat ekonomi AS. Langkah-langkah tersebut akan merusak struktur saat ini dalam hubungan ekonomi dan perdagangan antara Amerika Latin dan AS. Kebijakan-kebijakan tersebut jelas akan merugikan negara-negara Amerika Tengah dan Selatan.

Kampanye media sosial terhadap produk-produk Amerika Serikat diluncurkan di Meksiko, seperti Starbucks, McDonalds, KFC, Walmart dan Home Depot.
Penggagas kampanye menyerukan supaya rakyat Meksiko hanya membeli produk-produk buatan dalam negeri saja, jangan lagi membeli produk-produk Amerika.
Dan pada hari Kamis minggu lalu, Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto mengatakan bahwa ia tidak akan hadiri pertemuan dengan Presiden Trump untuk membahas perdagangan dan imigrasi

“Para manufaktur otomotif telah menghentikan sementara investasi mereka hingga ada kepastian hubungan perdagangan antara AS dan Meksiko,” kata President of The CarLab Eric Noble.
Menurut Noble, kenaikan tambahan biaya hingga US$ 1 miliar untuk pendirian pabrik baru dinilai sangat berisiko. Produsen otomotif sering menjadi target kritikan Presiden Trump, yang pernah mengancam pajak tinggi untuk General Motors Co. yang memproduksi mobil di Meksiko.

Salah satu isi dari Kebijakan Presiden Trump sbb :
“Trump berjanji akan melakukan negosiasi ulang Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) dengan pemimpin Kanada dan Meksiko”


Anda ingin mendapatkan analisa emas yang lainnya? Silahkan kunjungi web kami : www.analisaforexsimpro.com

Author  : Liana Susanto

Pin BB   :  D50D4649

HP / WA : 081388708801 / 087777567044 / 08561220976

youtube.com/c/ForexSimproTrading
Twitter: @Forex_Belajar
Instagram: @forex.simpro
www.facebook.com/galerisimpledanprofit