Kebijakan Fiskal AS Dibawah Era Trump

Pekan lalu Donald Trump telah resmi dilantik menjadi presiden AS yang ke-45. Akan tetapi dalam pidato Trump ternyata tidak sesuai espektasi para investor. Salah satunya mengenai Defisit anggaran AS.

Congressional Budget Office (CBO) mengungkapkan dalam sebuah laporan yang dikutip pada pekan ini, bahwa defisit anggaran AS diprediksi turun selama tahun fiskal 2017. Namun akan melambung selama dekade berikutnya.  Laporan tersebut menunjukkan Presiden Donald Trump bakal mewarisi beban fiskal dalam jangka panjang yang rumit.

CBO memprediksikan defisit, jumlah pengeluaran pemerintah melebihi pendapatan yang masuk, jatuh sedikit ke angka 559 miliar dolar AS pada tahun fiskal 2017 yang akan berakhir pada 30 September. Angka ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan 587 miliar dolar AS ditahun sebelumnya. Namun menurut CBO defisit akan lebih rendah pada 2018 di angka 487 miliar dolar AS.

Prediksi CBO, defisit diperkirakan meningkat terus selama periode berikutnya menjadi 1,4 triliun dolar AS pada 2027. Hal ini dikarnakan sebagian biaya yang berkaitan dengan pensiunnya generasi baby boomers 1946-1964. Ini artinya akan kembali ke tingkat defisit yang kurang lebih sama dengan tahun fiskal 2009, ketika Partai Republik George W Bush mengakhiri masa jabatan selama 8 tahun di Gedung Putih dan digantikan Barack Obama.

Melambungnya defisit bisa menjadi tantangan awal bagi Trump dan Kongres yang dipimpim Partai Republik sebagai presiden baru. Apalagi Trump memiliki harapan kemajuan agenda ambisius dan berpotensi mahal. Ia berjanji menerapkan pemotongan pajak, proyek-proyek infrastruktur baru dan rencana ekspansi militer yang diproyeksikan mencapai ratusan miliar dolar AS.

CBO memperkirakan bahwa 8,6 triliun dolar AS akan ditambahkan ke hutang federal selama 10 tahun ke depan. “Kami berada di jalur yang sulit dengan defisit dan utang,” ujar Keith Hall Direktur CBO. Hall juga memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto AS pada tahun kalender 2017 sebesar 2,3% dan melambat menjadi 2% pada 2018.

Pada era kampanyenya, Trump mejanjikan akan memangkas anggaran pengeluaran pemerintah meski tidak diberitahukan secara rinci di mana pemotongan akan dilakukan. Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif pada pekan ini untuk memberlakukan pembekuan terhadap pemerintah mempekerjakan federal.

CBO memperkirakan, jika undang-undang yang saat ini mengatur pajak federal dan pengeluaran tetap perekonomian akan tumbuh selama periode mendatang.

Kebijakan-kebijakan yang dikemukakan Trump memang selalu menjadi berita yang dinanti-nantikan. Apakah Trump akan kembali mengeluarkan yang kontofersi lainnya? Kita nantikan saja.

Author : Della / Pin BB D50D4649

Butuh signal untuk trading forextrading emas, trading oil, trading index hari ini? Analis Forex Simpro akan memberikan signal trading setiap hari langsung ke ponsel Anda.

Hubungi Customer care :
HP/WA : 081380725502 / 087777567044 / 08561220976