Pergerakan Dollar AS Sebelum dan Sesudah Kenaikan Suku Bunga

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pada bulan November lalu, Ketua The Fed, Janet Yellen berbicara di depan Kongres Amerika bahwa suku bunga Amerika sangat disarankan untuk dinaikkan pada bulan Desember 2016 ini karena jika tidak dinaikkan, maka akan berpengaruh buruk kepada sektor keuangan Amerika. Pada pertemuan lainnya, dalam rapat para anggota FOMC (Federal Open Market Committee) di bulan November lalu, dari Sembilan anggotanya, sebagian besar anggotanya yang berjumlah tujuh orang mengusulkan agar suku bunga Amerika tidak dinaikkan.

Setelah hasil rapat FOMC ini yang sebagian besar menginginkan agar suku bunga The Fed tidak dinaikkan, membuat Dolar Index mengalami koreksi turun menjelang rilis suku bunga The Fed pada tanggal 15 Desember 2016 pada jam 02.00 wib, Kamis dini hari. Menjelang data suku bunga The Fed ini dirilis, Dolar Index diprediksi masih akan melemah ke level 99.80 hingga level 99.75. Emas diprediksi akan terkoreksi naik hingga menuju level 1191.00, USDJPY akan terkoreksi turun menuju level 111.60, EURUSD diprediksi menguat menuju level 1.0898. Untuk AUDUSD, jelang pengumuman suku bunga ini akan kembali naik menuju level 0.7500, dan GBPUSD diprediksi akan kembali naik menuju level 1.2730 jika penurunannya saat ini tidak melewati level 1.2510. Penurunan Dolar Amerika ini juga dikarenakan data Average Hourly Earnings yang mengalami penurunan sebesar 0.5% dan data Trade Balance yang semakin bertambah defisitnya dari -36.2 Milyar AS menjadi -42.6 Milyar AS.

Namun, Amerika juga telah merilis data tenaga kerjanya di awal bulabn Desember ini dan hasilnya cukup menggembirakan. Data Non-Farm Employment Change dilaporkan terus mengalami kenaikan dalam empat bulan ini sejak September 2016 dari 151.000 menjadi 178.000 di bulan Desember 2016 ini dan tingkat pengangguran Amerika telah dilaporkan mengalami penurunan dalam tiga bulan ini sejak pengumuman Oktober 2016 sebesar 5.00% menjadi 4.6% pada pengumuman Desember 2016 ini. Selain pernyataan Kongres, hal ini bisa jadi pertimbangan, jika The Fed benar-benar menaikkan suku bunganya pada tanggal 15 Desember tersebut, maka Dolar Index dapat kembali naik menuju level 102.36 hingga level 103.22 sehingga emas kembali meneruskan trend turunnya me nuju level 1120.10, AUDUSD diprediksi akan menuju level 0.7310 hingga 0.7150, USDJPY diprediksi akan naik ke level 117.15, dan EURUSD diprediksi akan melemah menuju level 1.0445.

Demikian prediksi pergerakan harga mata uang utama terhadap Dolar Amerika menjelang dan sesudah pengumuman kenaikan suku bunga Amerika pada 15 Desember mendatang.

Anda ingin belajar forex trading bersama analis Forex Simpro? Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro. Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura
Phone / WhatsApp :
0813.8333.1613