Cara Trading Forex Menggunakan Pola Falling Wedge

Dalam melakukan trading Forex, sering kita menggunakan garis support dan resistance yang kita gunakan untuk melakukan analisa teknikal bahkan sering garis support dan resistance tersebut membentuk suatu pola mengenai pergerakan pasar yang terjadi.

Dalam mengenali sebuah pola pada grafik perlu adanya pengetahuan tentang keadaan trend.
Di mana trend ini pasti akan berlanjut ataukah tidak. Hal itu bisa dilihat dari segi polanya. Jadi, jangan gegabah atau asal melakukan open position, sementara Anda belum mengetahui secara pasti pola seperti apa yang sedang terbentuk. Apakah sedang ada penerusan trend atau reversal, dan sebagainya. Untuk mengetahui hal tersebut, Anda dapat membaca pola yang muncul dalam grafik. Salah satunya adalah Falling Wedge.

Falling Wedge dapat dikategorikan sebagai pola penerusan (continuation). Sebagai pola penerusan, Falling Wedge akan bergerak menyempit ke bawah, sehingga membentuk slope (garis landai) yang menekan harga ke posisi yang semakin rendah. Tetapi jika pola ini diindentifikasi sebagai pola pembalikan reversal, Falling Wedge bergerak menyempit yang kemudian gagal meneruskan ke bawah, namun justru menembus resistance.

Sebagai sinyal pembalikan (reversal), maka yang terbentuk di bawah adalah kecenderungan untuk menurun. Akan tetapi pola grafik ini menunjukkan bahwa kenaikan akan datang pada trend berikutnya.

Sebagai kelanjutan sinyal sebelumnya, yang terbentuk selama up-trend, tersirat pergerakan harga yang akan kembali naik ke atas. Berbeda dengan grafik yang terbentuk pada Rising Wedge, pada Falling Wedge yang muncul adalah adalah pola grafik yang bullish. Pada pola ini pergerakan harga yang cepat melebihi target akan terwujud saat harga bergerak ke atas menembus garis trend, dengan posisi kurang lebih sama dengan ketinggian formasi.

Pola Falling Wedge didesain untuk mengukur pola penurunan yang semakin mengecil dan merupakan sinyal potensial saat harga mengalami reversal. Atau dalam kasus ini berkembang menuju up-trend. Meskipun tekanan jual masih belum berkurang, serta permintaan masih belum mengalami kemenangan sampai resistance pecah, dalam kondisi ini sebaiknya kita menunggu sampai breakout terjadi dan signal yang lain menunjukkan konfirmasi, baru setelah itu open posisi.

Anda ingin belajar forex trading bersama analis Forex Simpro? Hubungi kami untuk mendapatkan informasi training forex, training forex online (webinar), layanan autochartist, strategi trading forex untuk mulai trading hari ini !

Dapatkan free signal trading forex, trading gold, trading index dan trading oil dari Forex Simpro. Buka akun forex sekarang dan coba signal forex kami gratis selama 7 hari.

Informasi : Laura
Phone / WhatsApp :
0813.8333.1613