Penggerak Harga Minyak, Pasar Menantikan Pertemuan OPEC

Penggerak Harga Minyak Bulan Ini , Pasar Menantikan Pertemuan OPEC.1jpg
Penggerak Harga Minyak Bulan Ini , Pasar Menantikan Pertemuan OPEC.1jpg

Harga minyak mengalami pergerakan yang cukup signifikan dalam beberapa minggu terakhir. Dalam minggu ini kita lihat beberapa kejadian ekonomi yang mempengaruhi pergerakan harga minyak, mulai dari naiknya ekspekasi pelaku pasar yang memprediksi terjadi pembatasan produksi minyak sampai pada ekspektasi pelemahan dollar setelah pidato Gubernur the Fed, Janet Yellen hari Jumat 26 Agst 2016.

Harga minyak mengalami kenaikan pada minggu ini didorong oleh ekspektasi pelaku pasar yang memprediksi bahwa potensi pembatasan produksi minyak lebih besar dibanding dengan terjadinya kelebihan pasokan. Pada pasar berjangka, harga minyak mengalami rebound dalam satu bulan terakhir, harga minyak naik ke angka US$ 48,52 per barel di New York Mercantile Exchange. Kenaikan harga minyak ini mencatat pencapaian level tertinggi terhitung sejak 1 Juli  dimana  kenaikannya telah mencapai 9,1 persen , ini merupakan kenaikan terbesar terhitung sejak Maret 2016.

Beberapa produsen besar termasuk Arab Saudi baru-baru ini mengeluarkan pernyataan bahwa ada kesempatan untuk  menahan produksi untuk mendorong kenaikan harga minyak. Rencana ini sebenarnya telah beberapa kali kemukakan tetapi tidak pernah berhasil. Sebelumnya, pada April kemarin Arab Saudi juga pernah merencanakan hal serupa tapi gagal. Banyak negara anggota OPEC yang terpukul karena terpuruknya harga minyak selama lebih dari 2 tahun terakhir ini, terutama negara produsen yaitu Iran dan Venezuela yang menginginkan harga minyak berada di atas US$ 100 untuk memulihkan anggaran mereka.

Pelaku pasar melihat bahwa kemungkinan besar negara-negara yang tergabung dalam organisasi negara pengekspor minyak (OPEC) akan mengendalikan jumlah produksi. Negara-negara OPEC tersebut akan mengajak negara-negara di luar OPEC untuk turut serta menjaga harga minyak. Selain itu, kenaikan harga minyak dalam minggu ini juga disebabkan response pasar terhadap kemungkinan melemahnya Dollar AS setelah pidato Gubernur The Fed, Janet Yellen.

Harga minyak naik hampir 1 persen jelang pidato the Fed. Harga minyak naik di tengah ekspektasi bahwa dolar akan melemah setelah pidato Gubernur the Fed, Janet Yellen hari Jumat, 26 Agustus 2016.Dolar melemah terhadap mata uang lain karena beberapa investor menjual mata uang dolar sebelum pertemuan tahunan bank sentral global di Jackson Hole, Wyoming, di mana Yellen akan berbicara tentang kebijakan moneter AS

Disamping itu, pasar juga meresponse pertemuan OPEC yang  akan diadakan di Aljazair tanggal 26-28 September 2016, diharapkan pertemuan ini akan menghasilkan kesimpulan untuk membatasi jumlah produksi minyak sehingga akan memicu kenaikan harga minyak.

Author : Nadya /  Pin BB 2BDCDD95
Butuh signal untuk trading forex, trading emas, trading oil, trading index hari ini? Analis Forex Simpro akan memberikan signal trading setiap hari langsung ke ponsel Anda.

Hubungi Customer care :
HP/WA : 081380725502 / 087777567044 / 08561220976