Apakah Investasi Emas Akan Terus Menguntungkan ?

Analisa Harga Emas ke depan dapat diprediksi akan segera melambung demikian perkiraan Manajer Pasar Uang Amerika Serikat (AS). Ini dapat dijadikan sebagai investasi aman di tengah anjloknya bursa saham dunia dan harga minyak.

Analis Jeff Gundlach, yang juga CEO Double Line Capital dimana setiap prediksinya selalu tepat memiliki kesamaan dalam memprediksi harga emas dimana diperkirakan harga emas akan bergerak di US$ 1.400 per ounce. Angka tersebut membuat investor emas dapat merasakan keuntungan sekitar 30% dari harga emas saat ini sebesar US$ 1.090 per ounce.

Memang dapat kita rasakan beberapa waktu lalu dimana harga emas anjlok tapi kemudian langsung naik, ini membuat para investor mencari tempat bernaung untuk mengamankan asetnya di tengah kondisi pasar saham yang volatile.
Berikut adalah sudut pandang Gundlach yang dilansir oleh CNN pada bulan Februari 2016, tentang bagaimana dia melihat ekonomi dunia:

  • Pertumbuhan ekonomi dunia masih akan terus melemah
  • China menjadi salah satu musabab terjadinya perlambatan ekonomi dunia, karena dimungkinkan akan kembali melakukan devaluasi terhadap mata uangnya
  • Pasar saham AS akan terus merosot, di mana akan banyak saham-saham yang anjlok hingga 20%
  • Pasar uang Jepang tertekan
  • Pasar negara berkembang juga masih akan tertekan karena harga komoditas merosot, ini sangat dipengaruhi perlambatan ekonomi China

Justru dengan kondisi seperti itu yang membuat harga emas akan terus-menerus naik.

Selain itu suku bunga Negatif mampu membuat harga emas dapat melonjak, dimana ini merupakan cara yang sangat jitu bagi bank sentral negara maju untuk dapat mengangkat perekonomian negaranya masing-masing. Keputusan ini yang bisa memiliki pengaruh besar untuk emas sehingga investasi emas juga merupakan salah satu cara terbaik dalam menghadapi pertumbuhan ekonomi yang buruk.

Emas akan terlihat sebagai sebuah investasi yang menarik pada saat suku bunga negatif. Suku bunga negatif merupakan sebuah bukti bahwa bank sentral tidak dapat berbuat apapun untuk mencegah krisis keuangan.

Dapat diketahui bahwa kenaikan suku bunga Amerika Serikat ( AS) berhubungan dengan emas, tetapi bagi investor emas di Amerika Serikat sendiri hal itu tidak menjadi sebuah faktor terbesar. Sesungguhnya penggerak harga emas yang lebih besar adalah suku bunga riil. Ketika tingkat suku bunga riil (real rates) jatuh ke angka negatif, disitulah harga emas semakin menguat.

Investasi emas lah yang saat –saat ini menjadi idola bagi para investor untuk trading.

Jadi apakah anda masih terus berminat untuk berinvestasi emas ? Minggu ini sangat menarik untuk trading emas dan raihlah profit.

Author : Jovita Sie

Pin BB : 2BDCDD95
HP / WA : 081380725502 / 087777567044 / 08561220976